Kamis, 02 Oktober 2014

HTML ( Hyper Text Markup Language )


Belajar HTML Dasar Dan Cara Membuat Kode HTML

     Belajar HTML sebernarnya diperlukan kalau kita ingin terjun di dunia online, misalnya bisnis online karena sedikit banyak akan menuntut kemampuan kita dalam mengedit kode - kode HTML. Walaupun kita menggunakan blog engine seperti Wordpress yang mempunyai plugin - plugin yang lengkap, namun sering ditemui kita harus mengedit sidebar, menempatkan kode HTML, mengedit kode warna HTML, menempatkan tabel dan banyak kasus lainnya kita harus menguasai dasar - dasar kode  atau script HTML.

     Untuk belajar HTML anda tidak perlu membeli modul khusus cara membuat kode HTML, dengan membaca artikel berikut ini saja anda sudah bisa belajar HTML sesuai keperluan anda untuk mengedit website anda. Pengertian HTML secara awam seperti saya adalah serangkaian kode - kode bahasa pemrograman yang digunakan untuk membangun website yang akan membentuk halaman - halaman situs setelah dionlinekan ke internet.

     Untuk mempermudah pengertian anda dalam belajar HTML, di sini juga akan saya berikan contoh penerapan kode atau script HTML sehingga anda dapat mengikutinya dengan praktek pula. Bagi anda yang masih pemula, langsung saja kita lihat pembahasan kode HTML berikut ini :

Struktur kode HTML yang harus selalu ada di setiap halaman situs adalah:

<html>
<head>
<title>Tulis Judul Anda di Sini</title>
<meta name="description" content="tulis deskripsi/penjelasan singkat situs anda di sini">
<meta name="keyword" content="tulis kata kunci halaman anda di sini">
</head>
<body>
Di sini adalah konten / isi halaman anda
</body>
</html>

Latihan 1. Belajar membuat halaman sederhana dengan kode HTML

Sebagai bahan untuk belajar HTML, sekarang buka program Notepad anda. Caranya klik " start " pilih program, cari program Notepad, jika sudah anda buka kemudian tuliskan kode - kode HTML di bawah ini :

<html>
<head>
<title>Modul Belajar HTML</title>
<meta name="description" content="Modul belajar HTML untuk pemula">
<meta name="keyword" content="modul html,belajar html">
</head>
<body>
Modul HTML ini berisi latihan - latihan sederhana untuk beljar membuat sebuah halaman website agar dapat online di internet. Bagi anda yang masih pemula sebaiknya mengikutinya dengan memparaktekkan secara langsung agar lebih mudah dalam memahami setiap variasi kode - kode HTML.
</body>
</html>

    Setelah selesai menuliskan kode - kode HTML di atas kemudian anda simpan. Caranya : klik " file " kemudian pilih " save as " tentukan lokasi penyimpanan, misalnya pada folder " latihan " di " my document " , pada " file name " tulis nama file misalnya " latihan1.html " pada save as type isikan " all file "  kemudian klik " save ".

    Untuk mengetahui hasilnya pada browser, caranya sebagai berikut :
Cari file " latihan1.html " yang anda simpan pada folder " latihan " di " my document "  , setelah ketemu kemudian klik kanan, pilih " open with " lalu pilih browsernya misalnya " internet explorer "  maka hasilnya akan tampak seperti gambar di bawah ini :


DENGAN LANGKAH - LANGKAH SEPERTI DI ATAS COBA ANDA PRAKTEKKAN LATIHAN LATIHAN SELANJUTNYA

Latihan 2. Belajar  membuat link atau tautan dengan kode HTML :

    misalnya : kata yang terlihat dalam link ( ancor text ) adalah "cara membuat website"
sedangkan alamat/URL dari halaman yang dituju tersebut adalah  http://edyutomo.com/internet-dan-komputer/cara-membuat-website
maka kode HTML nya adalah :

<a href="http://edyutomo.com/internet-dan-komputer/cara-membuat-website">cara membuat website</a>
hasilnya adalah  cara membuat website

Latihan 3. Belajar kode warna HTML untuk mengedit warna teks :

<font color="red">kata yang diedit</font>, ini akan mengubah warna teks menjadi merah.
Lihat contoh berikut ini :

<font color="red">Modul HTML</font> ini berisi latihan - latihan.....
hasilnya akan tampak sebagai berikut :


Latihan 4. Kombinasi kode warna HTML, paragraf baru, ukuran huruf dan jenis huruf :

<p align="left"><font face="arial" size="6" color="red">kata yang diedit</font></p>
ini akan membuat paragraf menjadi rata kiri, dengan jenis huruf arial, ukuran 6 dan warna teks menjadi merah.

Lalu bagaimana untuk membuat warna menjadi warna campuran, ah... itu gampang. Caranya anda buka photoshop, lihat gambar di bawah :



klik kotak merah yang saya lingkari, kemudian akan muncul kotak dialog color picker, lalu cari warna yang anda inginkan, lalu copy code warna yang ada di bawah ( saya tandai ), setelah itu anda paste pada kode warna HTML untuk mengedit warna.
Contoh : color="#ed260b"
mudah - mudahan jelas ya.

Kode HTML lainnya :
<p>isi paragraf</p> , untuk membuat paragraf baru
<br>isi kalimat</br> , untuk membuat baris baru
<b>kata/kalimat</b> , untuk membuat teks tebal
<i>kata/kalimat</i> , untuk membuat kata miring
<u>kata/kalimat</u> , untuk membuat garis bawah

Latihan 5. Belajar cara menyisipkan  gambar dengan kode HTML :

    Sebelum kita menyisipkan gambar, terlebih dahulu kita harus mengupload foto atau gambar untuk mendapatkan link dari gambar tersebut untuk keperluan menyisipkan gambar yang telah kita tentukan. Lihat cara upload foto atau gambar.
sebagai contoh saya telah mengupload gambar pada situs image hosting http://photobucket.com, sehingga saya mendapatkan url link gambar seperti berikut ini :
http://i1095.photobucket.com/albums/i480/satujambi/contoh1.gif

Sebagai contoh, lihat ilustrasi contoh penerapan kode HTML di bawah ini :
<p>di bawah ini adalah contoh gambar :</p>
<img src="http://i1095.photobucket.com/albums/i480/satujambi/contoh1.gif">

hasil dari penullisan kode HTML adalah sebagai berikut :


Itulah sekedar mengenal dasar - dasar dari HTML semoga bermanfaat Terima Kasih :)



Read More ->>

CSS ( Cascading Style Sheet )


Pengertian CSS Dasar

Sebelum mempelajari CSS anda harus mengetahui HTML DASAR  terlebih dahulu . CSS singkatan dari Cascading Style Sheet . CSS merupakan sebuah bahasa pemrograman yang fungsinya untuk menstrukturkan komponen-komponen web yang beragam sesuai dengan keinginan kita  .

Soal gaya Masalah Besar

HTML tidak pernah dimaksudkan untuk berisi tag untuk memformat dokumen.

HTML itu dimaksudkan untuk menentukan isi dari sebuah dokumen, seperti:

<h1> Ini adalah heading </ h1>

<p> Ini adalah sebuah paragraf. </ p>

Ketika tag seperti <font>, dan atribut warna ditambahkan dengan spesifikasi HTML 3.2 , mulai mimpi buruk bagi pengembang web. Pengembangan situs web yang besar , dimana informasi font dan warna yang ditambahkan ke setiap halaman menjadi proses yang panjang dan mahal.

CSS Menyimpan Banyak Kerja 

CSS mendefinisikan cara elemen HTML yang akan ditampilkan.
Gaya biasanya disimpan dalam file css eksternal . Style sheet eksternal memungkinkan anda untuk mengubah tampilan dan tata letak semua halaman dalam sebuah situs web hanya dengan mengedit satu file tunggal .

Tutorial CSS Dasar

Sebelum mempelajari CSS anda harus mengetahui HTML DASAR  terlebih dahulu . CSS singkatan dari Cascading Style Sheet . CSS merupakan sebuah bahasa pemrograman yang fungsinya untuk menstrukturkan komponen-komponen web yang beragam sesuai dengan keinginan kita  .

Syntax CSS

CSS memiliki dua bagian utama: pemilih ( Selector ) , dan satu atau lebih deklarasi ( Declaration ).








  • Selector adalah HTML element yang ingin dibuat style nya.
  • Declaration  merupakan isi dari property dan nilai dari CSS.
  • Pemberian nilai dari property digunakan titik dua ( : ), akhir dari property digunakan titik koma ( ; )
Contoh CSS

Sebuah deklarasi CSS selalu diakhiri dengan titik koma, dan kelompok deklarasi dikelilingi oleh kurung kurawal :

||| p {color:red;text-align:center;}

CSS Coment

Komentar digunakan untuk menjelaskan kode kita, dan dapat membantu kita ketika kita mengedit source code di kemudian hari. Komentar diabaikan oleh browser.

Sebuah komentar CSS diawali dengan “/*”, dan diakhiri dengan “*/”, seperti ini :

||| /*This is a comment*/
||| p
||| {
||| text-align:center;
||| /*This is another comment*/
||| color:black;
||| font-family:arial;
||| }

CSS ID dan Class

Selector id digunakan untuk menentukan style untuk elemen tunggal yang unik . Id pemilih menggunakan atribut id elemen HTML, dan didefinisikan dengan “#“. Aturan style bawah ini akan diterapkan pada elemen dengan id = “para1″

||| #para1
||| {
||| text-align:center;
||| color:red;
||| }

Nb : JANGAN memulai id dengan menggunakan nomor karena ini tidak akan bekerja pada Mozilla Firefox
Selector class digunakan untuk menentukan gaya untuk sekelompok elemen. Berbeda dengan pemilih id, kelas pemilih yang paling sering digunakan pada beberapa elemen . Dengan ini memungkinkan anda untuk menentukan gaya dan elemen HTML dengan class yang sama .
Selector Class menggunakan atribut class HTML, dan didefinisikan dengan “.”

Pada contoh di bawah ini, semua elemen HTML dengan class = “center”akan dibuat rata tengah :

||| .center {text-align:center;}

kita juga dapat menentukan bahwa hanya elemen HTML tertentu yang dipengaruhi oleh kelas.
Pada contoh di bawah, elemen p semua dengan class = “center”akan di buat rata tengah :

||| p.center {text-align:center;}

Nb: JANGAN memulai nama kelas dengan angka karena ini hanya didukung di Internet Explorer.

Cara CSS

Tiga Cara untuk Insert CSS :

1. Eksternal style sheet
merupakan ideal ketika gaya diterapkan pada banyak halaman , dengan ini anda dapat  mengubah tampilan seluruh situs Web dengan mengubah satu file. Setiap halaman harus link ke style sheet menggunakan tag <link>. Tag <link> masuk ke dalam bagian kepala

||| <head>
||| <link rel=”stylesheet” type=”text/css” href=”mystyle.css” />
||| </head>

dengan eksternal style sheet dapat ditulis dalam  bentuk editor teks apapun , dan harus disimpan pada ekstensi css . sebuah contoh dari file style sheet dibawah ini :

||| hr {color:sienna;}
||| p {margin-left:20px;}
||| body {background-image:url(“images/back40.gif”);}

Nb: JANGAN  meninggalkan ruang antara nilai properti dan satuan! “margin-left: 20 px” (bukan “margin-left: 20px”) akan bekerja di IE, tapi tidak di Firefox atau Opera.

2. Internal style sheet
merupakan dokumen tunggal html harus digunakan apabila dokumen tunggal html memiliki gaya yang unik . XDi bagian ke[pala html anda dapat mendefinisikan gaya internal dengan menggunakan tag style seperti ini :

||| <head>
||| <style type=”text/css”>
||| hr {color:sienna;}
||| p {margin-left:20px;}
||| body {background-image:url(“images/back40.gif”);}
||| </style>
||| </head>


3. Inline style
gaya inline dengan mencampurkan konten dengan presentasi akan banyak kehilangan keuntungan , maka anda dapat menggunakan metode hemat dibawah ini :
Untuk menggunakan gaya inline Anda menggunakan atribut style dalam tag yang relevan. Atribut style dapat berisi properti CSS. berikut contoh bagaimana mengubah warna dan margin kiri paragraf :

||| <p style=”color:sienna;margin-left:20px”>This is a paragraph.</p>

4. Multiple Style Sheet
Jika beberapa properti telah ditetapkan untuk pemilih yang sama dalam style sheet yang berbeda maka nilai-nilai akan diwariskan dari style sheet lebih spesifik.
contoh style sheet eksternal untuk pemilih h3 :

||| h3
||| {
||| color:red;
||| text-align:left;
||| font-size:8pt;
||| }

contoh style sheet internal untuk pemilih h3 :

||| h3
||| {
||| text-align:right;
||| font-size:20pt;
||| }

Jika halaman dengan internal style sheet link ke style sheet eksternal properti untuk h3 akan menjadi:

||| color:red;
||| text-align:right;
||| font-size:20pt;

Warna diwariskan dari style sheet eksternal dan teks-alignment dan ukuran font diganti oleh internal style sheet.

Beberapa Styles Akan Cascade ke Satu :

gaya dapat ditentukan :

  • didalam sebuah elemen HTML
  • didalam bagian kepala halaman HTML
  • didalam sebuahj file CSS eksternal
Secara umum kita dapat mengatakan bahwa semua gaya akan “cascade” menjadi lembaran baru “virtual” gaya oleh aturan berikut, di mana nomor empat memiliki prioritas tertinggi :

  • Browser default
  • Eksternal style sheet
  • Internal style sheet (di bagian kepala)
  • Inline style (di dalam elemen HTML)

Jadi gaya inline yang ada di dalam elemen HTML memiliki prioritas tertinggi , yang berarti bahwa ia akan menimpa gaya yangb didefinisikan di dalam tag <head>, atau dalam style sheet eksternal , atau dalam browser (nilai default).

Nb:  Jika link ke style sheet eksternal ditempatkan setelah style sheet internal di <head> HTML, style sheet eksternal akan menimpa style sheet internal!







Read More ->>

PHP ( Hypertext Preprocessor )


Oke di pembahasan ini kita akan membahas Pemograman PHP yang saya jelaskan di pembahasan ini ialah 

→ Pengenalan PHP
→ Komponen Input Output
→ Struktur Logika IF
→ Struktur Logika Switch
→ Struktur Pengulangan 
→ Variabel dan Array
→ Fungsi Didalam PHP
Pengenalan PHP

A. Sejarah PHP
PHP adalah kependekan dari Personal Home Page. Rasmus Ledofrf adalah pencipt bahasa pemorgraman PHP pada tahun 1995 yang pada masa itumasih di kenal dengan nama Form Interpreted (FI). Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan. Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing. Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks
tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi. Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.


Komponen Input dan Output

Pada Pembahasan ini kita akan belajar memahami bagaimana kita membuat program sederhana dengan menggunakan komponen yang akan kita gunakan. Bab ini adalah Bab yang sangat mendasar dan menjadi pondasi utama kita untuk melanjutkan ke Bab selanjutnya. Disini kita akan mencoba membuat aplikasi sederhana dimana dari setiap aplikasi ini kita wajib memahami maksud dan tujuan program tersebut di jalankan. Sebelum kita melangkah ke tahapan pembuatan aplikasi sederhana ini anda perlu menginstal software software sebagai berikut :

1. Browser Mozila atau Google Chrome.
2. XAMPP
3. Editor Notpad++ atau dreamwever.

Setelah ketiga komponen di atas telah terinstal di komputer anda, maka selanjutnya
perhatikanlah pembahasan pembuatan aplikasi dibawah ini.

A. Penggunaan Textbox
Buat lah file textbox.php dan simpan di → drive C → XAMPP → htdoc.
Textbox.php


Penjelasan Kode :

→ Pada baris pertama merupakan kode HTML untuk membuat form dengan method dan action yang telah        di definisikan.
→ Pada baris ke 2 merupakan kode HTML untuk membuat textbox. 
→ Pada baris ke 3 merupakan kode HTML untuk membuat textbox.
→ Pada baris ke 4 merupakan kode HTML untuk membuat button.
→ Pada baris ke 5 merupakan kode HTML untuk menutup form.


Kemudian buat lah file proses_textbox.php dan simpan di → drive C → XAMPP → htdoc.
proses_texbox.php


Penjelasan Kode :

→ Pada baris pertama merupakan awal kode PHP.
→ Pada baris ke 2 merupakan kode PHP untuk menampilkan data Post nama dari file texbox.php
→ Pada baris ke 3 merupakan kode PHP untuk menampilkan data Post kelas dari file texbox.php
→ Pada baris ke 4 merupakan penutup kode PHP.


Kemudian jalankan di browser anda


Setelah di klik simpan maka akan menghasilkan sebagai berikut :

B. Penggunaan Combobox
Buat lah file combotbox.php dan simpan di → drive C → XAMPP → htdoc.
combobox.php


Penjelasan Kode :

→ Pada baris ke 1 dan 8 merupaka kode HTML untuk membuat form
→ Pada baris ke 2 s/d 7 merupakan kode HTML untuk membuat combobox.
→ Pada baris ke 8 merupakan kode HTML untuk membuat button submit.


Buat lah file proses_combobox.php dan simpan di ¨ drive C ¨ XAMPP ¨ htdoc.
proses_combobox.php


Penjelasan Kode :

→ Pada baris ke 1 dan 3 merupakan awal pembuka dan penutup kode PHP
→ Pada baris ke 2 merupakan kode PHP untuk menampilkan data post pelajaran dari file combobox.php.



lalu buka browser anda :


Maka hasilnya sebagai berikut :


C. Penggunaan Checkbox
checkbox.php


Penjelasan Kode :

→ Pada baris ke 1 dan 7 merupakan kode HTML untuk membuat Form.
→ Pada baris ke 2 s/d 5 merupakan kode HTML untuk membuat checkbox.
→ Pada baris ke 6 merupakan kode HTML untuk membuat button submit.


proses_checkbox.php


Penjelasan Kode :

→ Pada baris ke 1 merupakan kode awal pembuka PHP.
→ Pada baris ke 2 merupakan kode PHP untuk menampilkan data post makanan.
→ Pada baris ke 3 merupakan kode penutup PHP.


Lalu buka browser anda :


Setelah tombol pesan di klik maka hasilnya adalah sebagai berikut :









Read More ->>

MySQL


Read More ->>

Pemograman JAVA



Pengertian JAVA


          Java adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang berorientasi objek dan program java tersusun dari bagian yang disebut kelas. Kelas terdiri atas metode-metode yang melakukan pekerjaan dan mengembalikan informasi setelah melakukan tugasnya. Para pemrogram Java banyak mengambil keuntungan dari kumpulan kelas di pustaka kelas Java, yang disebut dengan Java Application Programming Interface (API). Kelas-kelas ini diorganisasikan menjadi sekelompok yang disebut paket (package). Java API telah menyediakan fungsionalitas yang memadai untuk menciptakan applet dan aplikasi canggih. Jadi ada dua hal yang harus dipelajari dalam Java, yaitu mempelajari bahasa Java dan bagaimana mempergunakan kelas pada Java API. Kelas merupakan satu-satunya cara menyatakan bagian eksekusi program, tidak ada cara lain. Pada Java program javac untuk mengkompilasi file kode sumber Java menjadi kelas-kelas bytecode. File kode sumber mempunyai ekstensi *.java. Kompilator javac menghasilkan file bytecode kelas dengan ekstensi *.class. Interpreter merupakan modul utama sistem Java yang digunakan aplikasi Java dan menjalankan program bytecode Java.

Keunggulan JAVA

             Beberapa keunggulan java yaitu java merupakan bahasa yang sederhana. Java dirancang agar mudah dipelajari dan digunakan secara efektif. Java tidak menyediakan fitur-fitur rumit bahasa pemrograman tingkat tinggi, serta banyak pekerjaan pemrograman yang mulanya harus dilakukan manual, sekarang digantikan dikerjakan Java secara otomatis seperti dealokasi memori. Bagi pemrogram yang sudah mengenal bahasa C++ akan cepat belajar susunan bahasa Java namun harus waspada karena mungkin Java mengambil arah (semantiks) yang berbeda dibanding C++.

Keuntungan Menggunakan Pemograman JAVA

Keuntungan menggunakan bahasa pemrograman Java antara lain :

  • memori pada Java secara otomatis dilengkapi garbage collector yang berfungsi mendealokasi memori yang tidak diperlukan. Tidak ada lagi upaya yang dilakukan pemrogram untuk melakukan dispose(). Kita tidak lagi dibebani urusan korupsi memori. Java menerapkan array sebenarnya, menghilangkan keperluan aritmatika pointer yang berbahaya dan mudah menjadi salah. Menghilangkan pewarisan jamak (multiple inheritance) diganti fasilitas antarmuka. Dan mudah dijalankan diberbagai platform.
  •          Grafical User Interface (GUI) adalah salah satu kemampuan Java dalam mendukung dan manajemen antarmuka berbasis grafis. Tampilan grafis yang akan ditampilkan terhubung dengan program serta tempat penyimpanan data. Elemen dasar di Java untuk penciptan tampilan berbasis grafis adalah dua paket yaitu AWT dan Swing. Abstract Windowing Toolkit (AWT), atau disebut juga “Another Windowing Toolkit”, adalah pustaka windowing bertujuan umum dan multiplatform serta menyediakan sejumlah kelas untuk membuat GUI di Java. Dengan AWT, dapat membuat window, menggambar, manipulasi gambar, dan komponen seperti Button, Scrollbar, Checkbox, TextField, dan menu pull-down.

  •       Penggunaan komponen AWT ditandai dengan adanya instruksi : import java.awt.*; Swing merupakan perbaikan kelemahan di AWT. Banyak kelas swing menyediakan komponen alternatif terhadap AWT. Contohnya kelas JButton swing menyediakan fungsionalitas lebih banyak dibanding kelas Button. Selain itu komponen swing umumnya diawali dengan huruf “J”, misalnya JButton, JTextField, JFrame, JLabel, JTextArea, JPanel, dan sebagainya. Teknologi swing menggunakan dan memperluas gagasan-gagasan AWT. Sementara, penggunaan komponen Swing ditandai dengan adanya instruksi : import javax.swing.*;

  •      Beberapa perbedaan AWT dan Swing, AWT merupakan komponen heavyweight (kelas berat) sedangkan Swing lightweight (kelas ringan). Swing memiliki lebih banyak komponen. Fasilitas Swing Look and Feel : Metal, Windows, Motif. Komponen Swing berdasar model-view, yaitu suatu cara pengembangan komponen dengan pemisahan penyimpanan dan penanganan data dari representasi visual data.

  •     Bahasa pemrograman Java merupakan salah satu bahasa pemrograman yang umum digunakan untuk mengembangkan aplikasi basis data yang dibuat menggunakan MySQL.

Kateristik JAVA

Berdasarkan white paper resmi dari SUN, Java memiliki karakteristik berikut :

1. Sederhana (Simple)
Bahasa pemrograman Java menggunakan Sintaks mirip dengan C++ namun sintaks pada Java telah banyak diperbaiki terutama menghilangkan penggunaan pointer yang rumit dan multiple inheritance. Java juga menggunakan automatic memory allocation dan memory garbage collection.

2. Berorientasi objek (Object Oriented)
Java mengunakan pemrograman berorientasi objek yang membuat program dapat dibuat secara modular dan dapat dipergunakan kembali. Pemrograman berorientasi objek memodelkan dunia nyata kedalam objek dan melakukan interaksi antar objek-objek tersebut.

3. Terdistribusi (Distributed)
Java dibuat untuk membuat aplikasi terdistribusi secara mudah dengan adanya libraries networking yang terintegrasi pada Java.

4. Interpreted
Program Java dijalankan menggunakan interpreter yaitu Java Virtual Machine (JVM). Hal ini menyebabkan source code Java yang telah dikompilasi menjadi Java bytecodes dapat dijalankan pada platform yang berbeda-beda.

5. Robust
Java mempuyai reliabilitas yang tinggi. Compiler pada Java mempunyai kemampuan mendeteksi error secara lebih teliti dibandingkan bahasa pemrograman lain. Java mempunyai runtime-Exception handling untuk membantu mengatasi error pada pemrograman.

6. Secure
Sebagai bahasa pemrograman untuk aplikasi internet dan terdistribusi, Java memiliki beberapa mekanisme keamanan untuk menjaga aplikasi tidak digunakan untuk merusak sistem komputer yang menjalankan aplikasi tersebut.

7. Architecture Neutral
Program Java merupakan platform independent. Program cukup mempunyai satu buah versi yang dapat dijalankan pada platform berbeda dengan Java Virtual Machine.

8. Portable
Source code maupun program Java dapat dengan mudah dibawa ke platform yang berbeda-beda tanpa harus dikompilasi ulang.

9. Performance
Performance pada Java sering dikatakan kurang tinggi. Namun performance Java dapat ditingkatkan menggunakan kompilasi Java lain seperti buatan Inprise, Microsoft ataupun Symantec yang menggunakan Just In Time Compilers (JIT).

10. Multithreaded
Java mempunyai kemampuan untuk membuat suatu program yang dapat melakukan beberapa pekerjaan secara sekaligus dan simultan.

11. Dynamic
Java didesain untuk dapat dijalankan pada lingkungan yang dinamis. Perubahan pada suatu class dengan menambahkan properties ataupun method dapat dilakukan tanpa menggangu program yang menggunakan class tersebut.

Kelebihan Dan Kekurangan JAVA

Kelebihan bahasa pemograman Java antara lain :

  • Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris. Penyebanya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut.

  • OOP (Object Oriented Programming - Pemrogram Berorientasi Objek) Perpustakaan Kelas Yang Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.

  • Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman C++ sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika Serikat juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer.

  • Pengumpulan Sampah otomatis, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas).


Selain mempunyai kelebihan seperti yang sudah dijelaskan di atas, pemograman Java juga mempunyai kekurangan yaitu :

  • Tulis sekali, jalankan di mana saja - Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform satu dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.

  • Mudah didekompilasi. Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Micosoft, NET Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer.

  • Penggunaan memori yang banyak. Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.
Contoh Penulisan Pemograman JAVA

Contoh penulisan bahasa pemograman Java :

public class identitas
{
String Nama,WarnaRambut,TinggiBadan,BeratBadan;
int Umur;

public static void main(String[]args)
{
identitas Obj = new identitas();
Obj.Nama = "XXXXXXX";
Obj.WarnaRambut="XXXX";
Obj.TinggiBadan="155";
Obj.BeratBadan="50";
Obj.Umur=24;

System.out.println("Nama Lengkap : " + Obj.Nama);
System.out.println("Warna Rambut : " + Obj.WarnaRambut);
System.out.println("Tinggi Badan : " + Obj.TinggiBadan + " Cm");
System.out.println("Berat Badan : " + Obj.BeratBadan + " Kg");
System.out.println("Umur : " + Obj.Umur);
}
}

Semoga Bermanfaat .

Read More ->>

Bahasa Pemograman C++


Read More ->>
Fahmy Harinda Lubis. Diberdayakan oleh Blogger.